Menentukan jurusan kuliah

Share on :

tips pilih kuliah


Ketika akan kuliah, tak jarang kamu berbeda pendapat dengan ortu masalah jurusan yang menjadi pilhanmu. Jika nggak berhasil meyakinkan Bokap-Nyokap,don’t be stressed! Masih ada jalan lain kok. Sekarang banyak kursus yang bisa mendukung minatmu. Tapi harus konsekuen, ya.... Kamu mesti serius di dua-duanya. Jangan membuat ortu waste their money. 
          Naila dari kecil sudah hobi menggambar. Pelajarannya yang paling menonjol di sekolah adalah menggambar, biologi, dan matematika. Pas mau lulus SMA, debat pun terjadi antara Naila dan bokap-nyokapnya.
”Pokoknya kamu harus masuk fakultas kedokteran. Lihat kakakmu, yang sekarang sukses jadi dokter...,” kata sang bokap.
”Tapi Pa, Naila pengen masuk fakultas seni rupa dan desain, Naila pengen jadi graphicdesigner nantinya,” Naila memohon.
”Tapi nilai kamu sudah mencukupi buat masuk kedokteran, lagi pula jadi dokter sudah jelas bisa sukses. Kalau ambil seni rupa, kamu mau jadi apa?!” kata nyokapnya.
          Sounds familiar? Apakah kamu menghadapi permasalahan yang sama dengan Naila? Problem klasik nih. Kadang apa yang kamu cita-citakan dan apa yang ada di bayangan Nyokap-Bokap bisa bertolak 180 derajat. Bukan salah mereka entirely lho. Orangtua mana yang nggak ingin yang terbaik buat anaknya. Dan kadang mereka suka memaksakan kehendak pada apa yang mereka anggap benar.
Well, Girls, bagaimanapun, pendapat mereka itu harus didengarkan. Tapi bukan berarti kamu menyerah saja kepada kehendak mereka. It is your life and future after all.           
How to Influence Their Mind:
1. Tell a Success Story
          Cara paling jitu adalah menunjukkan kisah sukses seseorang dari jurusan pilihanmu kepada Bokap-Nyokap. Ceritakan soal kisah sukses kakak kelas A yang sekarang ngetop di bidangnya karena mengambil jurusan itu. Atau untuk lebih meyakinkan lagi, undang alumnus itu untuk makan malam atau ngopi bareng your parents.
          Kompakin si alumnus untuk menceritakan bagaimana kurikulum di fakultas itu menunjang sampai ia bisa sesukses sekarang. Tapi ingat ya, si alumnus harus jujur dan apa adanya, jangan sampai dia terlihat hiperbolis, nanti Nyokap-Bokap malah ilfeel.
2. The More Info, The Better
     Caranya gampang nih, kamu kumpulin saja info mengenai jurusan yang kamu pengen pilih. Muali dari brosur, silabus, sampai daftar kurikulum. Kalau ada diwebsite, coba di-print, dan kasih kepada Bokap-Nyokap saat mereka lagi good mood. Terus kamu kasih deh ke orangtuamu.
     Atau gini saja, kalau kamu agak kesulitan menjelaskan kepada orangtuamu secara mendetail mengenai jurusan yang kamu pilih, coba deh kamu ajak mereka ke open house universitas atau fakultas pilihanmu. Di sana banyak orang yang berkompeten bisa menjelaskan tentang jurusan pilihanmu.    
3. Get Backups
Kalau memang omongan kamu tidak bisa diterima oleh orangtuamu, coba deh mulai dari sekarang kamu deketin orang yang opininya di-regard higly oleh bokap-nyokapmu. Bisa tante atau om kamu. Nah, curhat deh ke mereka dan minta pendapat mereka. Siapa tahu mereka berdua memang sepaham dengan pikiranmu. Minta tolong kepada mereka agar mau berbicara dengan your parents. Mungkin lewat mereka nih, pikiran orangtuamu jadi lebih terbuka.
     Atau kamu juga bisa cari sepupu kamu yang sudah lulus dan kebetulan jurusan yang dipilih sama dengan apa yang kamu mau. Yah, mungkin mereka bisa ngasih rekomendasi ke orangtuamu bahwa jurusan yang kamu mau itu ternyata masa depannya juga cerah lho!
4. Give Them the Bad Story
     Coba deh, kalau ada waktu senggang nih, kamu ajak ngobrol santai orangtuamu. Intinya sih, topik yang lagi dibicarakan mengarah ke dampak negatif yang akan didapat akibat kamu terpaksa masuk jurusan pilihannya.
     Bisa ambil contoh kakak temanmu misalnya. ”Ma, tahu nggak si Boy? Itu lho abangnya si Cia. Boy sekarang jadi stres berat gara-gara nggak comfort sama jurusan yang dia ambil. Kasian ya, Ma...?” Mungkin saja dari contoh kasus tersebut, orangtuamu akan semakin terbuka sedikit demi sedikit.
5. Scholarship Is a Plus
     Eits, ini dia yang paling penting! Beasiswa! Siapa sih yang nggak mau kuliah gratis? Makanya cari tahu, bisa lewat browsing internet, lihat di brosur, atau tanya langsung ke kampusnya. Apalagi ditambah dengan nilaimu yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan beasiswa. Wuih, nilai plus tuh, Girls!
     Ya iyalah, orangtua mana sih yang nggak bangga kalau anaknya dapat beasiswa. Betul nggak? Di samping itu, kan bisa membantu orangtuamu tuh. Itung-itung jadinya kamu nggak bakal ngebebani mereka.
6.  Give Them Proof
     Tunjukan ke ortu bahwa you really deserve untuk masuk jurusan itu. Caranya gampang. Tunjukan hasil karyamu di bidang itu. Atau nilai-nilaimu yang excellent di bidang itu. Percuma kan kalau kamu mengaku jurusan itu minatmu tapi ternyata kamu nggak pernah explore bidang itu atau nilai kamu cuma pas-pasan. Jangan lupathank them atas support moril dan materiil yang mereka berikan selama ini agar kamu bisa hebat di bidang itu. Pastinya mereka akan tersentuh dan agak melunak.
 

Many Roads to Rome
     Nggak berhasil meyakinkan Bokap-Nyokap? Don’t be stressed! Jangan keburu emosi atau marah dulu, ya.... Masih ada jalan lain kok. Sekarang banyak kursus atau sekolah kilat yang bisa mendukung minatmu di bidang lain. Jadi, selama kamu mengikuti pendidikan pilihan orangtuamu, kamu bisa tetap mengasah your talents di bidang pilihanmu. Tapi harus konsekuen, ya.... Kamu harus serius di dua-duanya. Jangan membuat ortumu waste their money.

0 komentar on Menentukan jurusan kuliah :

Post a Comment and Don't Spam!

 

Pengikut

BLOGROLL